fbpx
Berita Terbaru Indonesia

17 Pertanyaan Ini Bisa Kamu Tanyakan Saat Kencan

Pastikan sebelum kamu kencan, kamu sudah punya partnernya. Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini direkomendasikan oleh salah satu teman penulis yang diambil juga dari @evermore.spelledinpoetry. Kenapa kita mesti bertanya ke pasangan saat kencan? Karena kencan bukan hanya makan, nonton, belanja tapi lebih ke mengenal siapa pasangan yang kita ajak untuk berkencan. Pastikan bertanya dengan perlahan dan tunggu jawabannya ya. Pick your number.

1. Menurutmu, apa yang membuat kamu menarik?

Tujuannya ya melihat bagaimana pasanganmu menilai dirinya sendiri. Pandangan baik terhadap diri sendiri membuat seseorang mampu melihat sisi positif dalam dirinya sehingga meminimalkan rasa rendah diri.

2. Hal-hal apa saja yang kamu cari di pasangan hidupmu?

Mencoba mencocokkan apakah kita dan pasangan saling kompatibel. Setiap orang sudah lengkap dengan kondisinya. Kondisi yang kompatibel membuat masing-masing orang dapat melihat apa yang bisa diberikan dan apa yang dibutuhkan ke pasangannya.

3. Hal terbesar yang membuatmu ilfeel?

Meminimalkan resiko kita dan pasangan melakukan hal-hal yang buat turn off sehingga suasana hubungan jadi keruh. Bukan berarti tidak menerima apa adanya. Hal-hal yang kecil ini perlu dikomunikasikan karena kalau kita tahan, akan mampu ditahan sampai berapa lama? Ingat, komunikasi adalah kunci.

4. Menurutmu, apa saja hal-hal yang termasuk red flags dalam sebuah hubungan?

Pastikan pasanganmu tahu apa itu red flags. Minimal memahami bahwa red flags dapat memberikan dampak yang membahayakan bagi dirimu dan pasangan. Apakah ada trauma disana atau perlakuan yang memicu triggering.

5. Apa bahasa cintamu?

Bahasa cinta secara umum terbagi menjadi 5 yaitu, words affirmation (afirmasi kata-kata yang positif), acts of service (memberikan dalam bentuk perbuatan), physical touch (melakukan sentuhan fisik), receiving gifts (memberikan hadiah sebagai bentuk cinta) dan quality time (menghabiskan waktu bersama). Bahasa cinta yang tersampaikan kepada kita atau pasangan dapat meminimalkan risiko salah paham.

Baca Juga:  Dijamih Ampuh! Ini 8 Tips PDKT Agar Orang yang Kamu Taksir Cepat Luluh!

6. Hal termanis yang ingin kamu lakukan atau dilakukan oleh pasanganmu ke kamu?

Ini berkaitan dengan bahasa cinta. Seseorang yang bahasa cintanya adalah quality time, akan menganggap menghabiskan waktu bersama dengan pasangan adalah hal yang manis. Jika pasanganmu menyukai quality time dan kamu cenderung memberikan hadiah (receiving gifts) yang mana itu bukan bahasa cintanya, kemungkinan itu bukan menjadi hal yang termanis untuk dia. Komunikasi adalah kunci utnuk mengetahui dirinya sedari awal.

7. Apa topik terbaik saat ngobrol?

Kalau pasanganmu adalah tipe yang suka ngobrol, perlu kita cari tahu topik apa yang dia suka. Minimal saat dia membahasnya, kita mampu meresponnya dengan baik. Kita juga bisa belajar hal baru jika topik yang disukai pasangan ternyata belum pernah kita ketahui sebelumnya. Setidaknya ada hal baru yang bisa kita pelajari.

8. Menurutmu apakah kamu akan baik-baik saja jika pasanganmu berteman dengan lawan jenis atau bahkan mantan?

Setiap orang berhak menjalin relasi pertemanan dengan siapa saja. Akan tetapi, untuk menghargai pasangan kita dan meminimalkan rasa tidak enak, perlu juga kita diskusikan pertanyaan tersebut ke pasangan. Salah satu bentuk menjaga dari kesalahpahaman dalam relasi adalah tidak mengomunikasikan hal-hal yang berpotensi menjadi keraguan ke depannya.

9. Apa saja yang menjadi harapanmu dalam sebuah hubungan?

Ini berkaitan dengan apa yang diharapkan oleh pasangan dari kita atau sebaliknya. Harapan ini bisa menjadi bentuk perencanaan ke depannya akan seperti apa hubungan yang akan dibangun. Sampaikan juga harapan kita dalam hubungan ini sehingga terjalin keselarasan antara kita dan pasangan.

Baca Juga:  Jangan Salah Pilih Jurusan Kuliah, Inilah 10 Jurusan Dengan Gaji Tertinggi Di Indonesia.

10. Kencan terbaik versimu seperti apa?

Bagi yang belum pernah kencan sebelumnya, pertanyaan ini bisa diubah menjadi gambaran kencan yang dia atau kita pikirkan. Jika sebelumnya dia atau kita sudah pernah, tidak ada salahnya menyampaikan versi kencan terbaik menurut kita. Siapa tahu kita dan pasangan bisa saling mengkolaborasikan kencan terbaik versi masing-masing.

11. Apa pelajaran terbaik yang kamu dapatkan dari mantan?

Pelajaran terbaik ya. Bukan bermaksud menjelekkan atau menabur kembali dendam di hati tapi setiap orang hadir dengan setiap pelajaran di hidup kita. Jika pasanganmu atau kita belum memiliki mantan, pertanyaannya bisa diganti dengan pelajaran terbaik dari orang-orang yang pernah kita temui dalam hidup, entah itu teman, saudara, guru, bahkan orang asing sekalipun. Setiap orang membawa efek yang berbeda dalam hidup kita. Berbagi pelajaran membuat kita merasakan yang pasangan rasakan tanpa harus melalui apa yang pernah dilalui pasangan.

12. Kira-kira kalau bisa memilih, kamu mau melamar atau dilamar dimana?

Pertanyaan yang jawabannya bisa buat kamu dan pasangan mulai deg-degan ya. Selama ini kita hanya melihat foto dan video orang-orang yang dilamar atau melamar ya. Coba sesekali kita ada di posisi mereka dan membayangkan seperti apa rasanya. Ekspektasi seperti apa yang diperlihatkan pasangan ke kita dan sebaliknya. Jika ke depannya akan berlanjut, ekspektasi masing-masing pihak bisa diwujudkan.

13. Hal yang membuatmu sangat patah hati?

Pertanyaan yang bisa memicu trigger karena berpotensi membuka luka lama. Kamu dan pasangan bisa melanjutkan pertanyaan ini jika sudah ada consent (persetujuan) dari masing-masing pihak ya. Biar bagaimanapun setiap orang berhak tidak menjawab pertanyaan yang berpotensi menimbulkan perasaan tidak nyaman. Jangan pernah memaksakan untuk menjawab atau menanyakannya.

Baca Juga:  Tidak Banyak Yang Tahu, Fakta Dibalik Pengusaha Muda Sukses Putri Tanjung CEO Allo Bank

14. Seperti apa pernikahan impianmu?

Ini salah satu pertanyaan yang risikonya hampir sama dengan pertanyaan mengenai ekspektasi dilamar atau melamar. Jika kamu dan pasangan belum memiliki rencana untuk menikah, pertanyaan bisa diganti dengan saling memberikan pendapat mengenai pernikahan teman atau saudara bahkan artis. Semoga dengan saling memberikan penilaian akan muncul masukan baru dari diri sendiri.

15. Kamu dan pasanganmu ingin foto berdua dengan pose atau gaya apa?

Lucu ya kalau ternyata kita dan pasangan tidak fotogenik atau malah sebaliknya. Mungkin kita bisa coba ajak pasangan untuk foto booth berdua sehingga lebih terlihat ekspresinya.

16. Jika kehidupan percintaanmu seperti film, kira-kira genrenya apa ya?

Semoga bukan thriller ya karena pasti rasanya seperti dikejar-kejar psikopat pembunuh di kehidupan nyata. Bercanda kok. Kalau kamu dan pasangan belum mengerti genre-genre film, kalian bisa menggunakan genre buku, genre game atau mendeskripsikannya dalam sebuah cerita. Sekalian melatih skill kamu dan pasangan dalam berkomunikasi.

17. Lagu yang sangat menggambarkan dirimu?

Memang belum ada jurnal penelitian yang menyebutkan bahwa genre musik seseorang berkaitan dengan kepribadiannya. Melalui lagu atau film atau media lainnya, membuat kita dan pasangan bisa saling mengingat terutama saat kalian sedang tidak bertemu dan tiba-tiba terdengar lagu atau film atau apapun yang disukai oleh pasangan kita. Rasanya menjadi sangat dekat dan membuat perasaan kita terisi penuh. Tentu tidak dapat dipungkiri jika lagu, film bahkan media lainnya bisa membangkitkan memori buruk kita dan pasangan.

Nah, 17 pertanyaan tadi tidak harus ditanyakan semuanya dalam satu waktu kencan. Bisa pilih beberapa nomor atau satu nomor saja dan meluas. Selamat berkomunikasi.

Penulis: Soraya HP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *